Dewasa ini kita dimanjakan dengan sistem pembayaran yang sangat mudah. Mulai dari pembayaran tunai maupun non-tunai. Apalagi di masa pandemi seperti ini yang memaksa kita untuk mengurangi interaksi terutama pada saat melakukan transaksi jual beli. Salah satu yang menjadi kemudahan pembayaran saat ini adalah pembayaran non-tunai dengan menggunakan electronic money atau uang elektronik yang disimpan menggunakan kartu. Ada beberapa contoh electronic money yang ada di Indonesia, seperti Flazz yang merupakan produk dari bank BCA, Brizzi yang merupakan produk dari bank BRI, dan juga Mandiri E-Money yang merupakan produk dari bank Mandiri. Untuk saat ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya saat menggunakan Mandiri E-Money.

Berawal dari ke-gabut-an saya ketika saya sedang berada di kampus, yang mana pada saat itu saya harus mengembalikan beberapa buku yang harusnya beberapa hari yang lalu sudah saya kembalikan. Pada saat itu saya sudah mengembalikan buku di Perpustakaan Pusat kampus saya, namun masih ada beberapa buku yang harus saya kembalikan di Perpustakaan Daerah yang lokasinya berada lumayan jauh dari kampus saya. Lantas terlintas di pikiran saya untuk iseng-iseng menggunakan transjogja untuk menuju ke Perpustakaan Daerah, padahal pada waktu itu motor saya berada di parkiran Perpustakaan Pusat. Namun perlu diketahui bahwa transjogja ini memiliki beberapa metode pembayaran yang tersedia, bisa dengan tunai dan bisa juga dengan kartu transjogja yang bisa diperoleh melalui halte-halte tertentu. Selain itu bisa juga melakukan pembayaran dengan menggunakan uang elektronik. Nah, hal itulah yang akhirnya membuat saya ingin mempunyai uang elektronik. Karena pada waktu itu bank terdekat dengan saya adalah bank Mandiri, maka saya memutuskan untuk membuat Mandiri E-Money.

Ketika sampai di depan pintu bank, saya disambut oleh satpam yang menanyakan perihal keperluan saya datang ke bank tersebut. Lalu saya ceritakan bahwa saya ingin membeli istilahnya kartu Mandiri E-Money. Satpam tersebut lalu menyuruh saya untuk menunggu sebentar dan menanyakan ke dalam mengenai ketersediaan kartu tersebut. Tidak lama kemudian satpam tersebut keluar dan mengatakan bahwa kartu yang saya maksud tersedia dan bisa dibeli melalui teller. Lantas seperti biasa, sebelum memasuki ruangan kita diharuskan mencuci tangan dan melakukan pengukuran suhu tubuh.

Setelah saya berada di dalam, saya langsung menuju ke teller karena pada saat itu kondisinya tidak seramai hari-hari biasanya sehingga tidak perlu menunggu lama. Di depan teller saya ditanya mengenai keperluan saya, lalu saya katakan bahwa saya ingin membeli kartu Mandiri E-Money. Teller tersebut menjelaskan bahwa kartu Mandiri E-Money yang saya maksud tersedia dan bisa dibeli dengan harga Rp. 25.000,-. Perlu diingat bahwa kartu Mandiri E-Money yang dibeli ini dalam kondisi saldo 0 atau kosong, sehingga apabila ingin melakukan transaksi harus diisi saldo terlebih dahulu. Singkat cerita saya akhirnya mendapatkan kartu Mandiri E-Money dengan saldo 0 seharga Rp. 25.000,-

Ada beberapa cara agar kita bisa mendapatkan kartu Mandiri E-Money ini selain dengan membeli langsung melalui kantor bank Mandiri. Berdasarkan beberapa informasi yang saya dapat melalui website bank Mandiri disini, ada beberapa cara agar kita dapat membeli kartu Mandiri E-Money tersebut, yaitu :

1. Melalui cabang bank Mandiri

Pembelian melalui kantor bank Mandiri kurang lebih sama seperti apa yang sudah saya ceritakan diatas.

2. Melalui merchant retail offline

Pembelian melalui merchant retail offline bisa dilakukan di beberapa tempat seperti : Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, Dandan, Gunung Agung, Sogo, Mitra 10, dan juga Gramedia.

3. Melalui E-Commerce

Pembelian melalui E-Commerce dapat dilakukan di Blibli.com, Dinomarket, Tokopedia, dan Shopee

4. Melalui Halte TransJakarta

5. Melalui Vending Machine E-Money


Semoga pengalaman saya dalam membeli kartu Mandiri E-Money ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada pertanyaan seputar kartu Mandiri E-Money jangan sungkan untuk ditanyakan lewat kolom komentar. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. Aamiin